Pemerintah Aceh Tanda Tangan Kontrak Serentak untuk 318 Paket Proyek APBA 2019

0
5

Kruesemangat.com, Banda Aceh – Pemerintah Aceh, Rabu pagi (24/4/2019) di Anjong Mon Mata Kompleks Pendopo Gubernur Aceh melaksanakan penandatanganan kontrak 318 paket proyek APBA dengan nilai Rp 645 miliar, secara serentak antara kontraktor dengan SKPA.

Acara penandatangan kontrak serentak proyek fisik APBA 2019 disaksikan Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, pimpinan DPRA, Pangdam IM, Kapolda, Kajati, Kepala Pengadilan Tinggi dan anggota Forkopimda lainnya serta para kontraktor dan Kepala SKPA.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengatakan, 318 paket proyek yang ditandatangani tersebut, merupakan paket proyek strategis APBA 2019, dari 1.373 paket proyek APBA 2019 senilai Rp 3,5 triliun, yang telah diumumkan pelelangannya pada 7 Januari 2019 lalu di media cetak dan elektronik.

Adapun 318 paket proyek strategis tersebut, sebut Nova, antara lain pembangunan jalan 20 paket, dengan nilai Rp 317 miliar, gedung 14 paket Rp 44 miliar, jaringan irigasi 14 paket Rp 33,4 miliar, embung, waduk, dan bendung 1 paket Rp 1,6 miliar, jetty/break water/pengaman pantai, pengaman sunggai/tanggul 18 paket Rp 382 miliar, sarana ibadah 9 paket Rp 10,5 miliar dan lainnya.

Kepada 318 orang kontraktor yang telah menandatangani kontrak kerja paket proyek fisik dan pengadaan barang dan jasa APBA 2019, yang sudah dimenangkannya pada lelang umum, kata Nova Iriansyah, harus melaksanakannya segera.

Kontrak paket proyek yang dimenangkan rekanan itu, menurut Nova, merupakan amanah dari rakyat untuk dikerjakan kontraktor secara baik, selesaikan tepat waktu dan berkualitas.

Sementara kepada kepala SKPA, KPA maupun PPTK, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memerintahkan untuk selalu mengawasi pelaksanaan paket proyek yang sudah dikontrakkan kepada pihak ketiga, awasi secara intensif.

Sehingga pada saat dilakukan rapat evaluasi pelaksanaan pekerjaan fisik paket proyek APBA 2019 yang telah dikontrakkan bulan ini, bulan depan sudah ada perkembangan realisasai fisiknya di lapangan.

Plt Gubernur Aceh, juga menghimbau kepada aparat pengawas eksternal maupun internal pemerintah, LSM dan masyarakat Aceh, turut mengawasi pelaksanaan proyek fisik dan pengadaan barang dan jasa yang sudah ditandatangani kontraknya serentak hari ini, secara baik di lapangan.

“Jika sampai bulan depan, kontraktor yang sudah melakukan penandatanganan kontrak bulan ini, belum merealisasikan pekerjaannya di lapangan, tolong disampaikan kepada kami dan kepala SKPA, kami akan memberikan surat teguran pertama kepadanya, ” ujar Nova.

(ryan)