Pasca Semburan Lumpur, Proyek Dermaga Dihentikan

0
20

Kruesemangat.com, Idi – Pasca terjadi semburan lumpur yang diduga dampak dari tekanan gas dibawah 35 meter dalam perut bumi, proyek pembangunan dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, dihentikan untuk sementara waktu.

Untuk melihat dampak semburan di lokasi, tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Aceh Timur telah turun ke lokasi, Jumat (1/11).

“Kita diminta, pembangunan proyek ini dihentikan sementara waktu,” kata Abdullah, pemilik pekerjaan proyek pembangunan dermaga TPI Kuala Simpang Ulim, Minggu (3/11).

Dia mengaku, proyek itu didanai Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Timur dengan pagu sebesar Rp700 juta.

“Pekerja yang melakukan pengeboran untuk melihat kedalaman tanah keras sudah kembali, karena tugasnya sudah selesai. Tapi untuk melanjutkan pembangunan maka kita akan mendatangkan pekerja lain setelah adanya keputusan dari tim teknis,” kata Abdullah.

Sejumlah nelayan di lokasi semburan mengaku sempat terkejut melihat semburan lumpur di lokasi proyek dermaga TPI hingga ketinggian 15 meter.

Meskipun semburan terjadi sejak Kamis (31/10) sekira pukul 18.00 WIB hingga Jumat (1/11) sekira pukul 06.00 WIB, tetapi aktifitas nelayan sempat terganggu dan sebagian kapal dipindahkan dengan jarak 100 meter dari lokasi kejadian.

(ryan)