Istri Chek In Di Penginapan, Ternyata Modus Pemerasan

0
10

Kruesemangat.com, Banda Aceh – Pasangan suami-istri, RR (47) dan CM (33), warga Lampaseh, Banda Aceh, ditangkap personil Satreskrim Polresta Banda Aceh atas kasus pemerasan dan penggelapan. Korbannya adalah THM, juga warga Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq mengatakan, keduanya ditangkap di Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Minggu, 19 Januari 2020.

RR dan CM merupakan suami isteri. RR menuduh THM mesum dengan CM, kata Taufiq, Rabu, 22 Januari 2020.

RR memergoki THM dan CM sedang berada di Guest House Simpang Lima, Banda Aceh.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 4 Desember 2019 lalu. Saat itu, CM menghubungi THM dan mengajaknya chek in di penginapan tersebut.

THM pun menjemput CM di Desa Lamdom, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh menggunakan mobil Toyota Sienta B 2359 TKX.

Keduanya kemudian meluncur ke penginapan yang berada di tengah Kota Banda Aceh itu.

Setiba di Guest House, keduanya masuk ke dalam kamar dan tiba–tiba RR memergoki THM dan CM di dalam kamar, seraya memaksa korban THM untuk memberikan sejumlah uang sebagai catatan damai karena sudah melakukan mesum dengan tersangka CM, kata Taufiq.

Namun saat itu THM tidak memiliki uang sesuai dengan permintaan RR. THM pun menyerahkan mobil miliknya kepada kedua tersangka dengan membuatkan satu lembar kwitansi.

Taufiq mengatakan, tiga hari kemudian THM menjumpai tersangka RR di kawasan Lamdom, Banda Aceh untuk mengambil mobil miliknya tersebut.

Ternyata mobil milik THM sudah tidak ada lagi dan sudah dipindah tangankan kepada orang lain dan sampai saat ini tidak diketahui keberadaan mobil tersebut, kata Taufiq.

THM pun melaporkan kasus ini ke polisi. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap RR dan CM di Medan, Sumatera Utara.

Atas perbuatannya itu, kedua tersangka pemerasan dan penggelapan tersebut dibidik denga Pasal 368 Jo 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

(ryan)