Toko Emas Permata Bunda Subulussalam Dirampok, Korban Alami Luka Serius

0
0

Kruesemangat.com, Subulussalam – Suhaimi Tanjung pemilik Toko Emas Permata Bunda yang menjadi korban perampokan menjalani operasi di Rumah Sakit Bina Kasih di Medan Sumatera Utara.

“Komunikasi terakhir dengan keluarganya, korban sudah menjalani operasi tadi sore,” kata Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono, Minggu (23/2/2020).

Menurut Kapolres AKBP Qori, sejauh ini sudah ada kemajuan terkait kondisi korban meskipun belum sadarkan diri.

Pascaoperasi korban belum sadarkan diri namun ada kemajuan dan gerakan tubuh. Sebelumnya saat dalam perjalanan pergerakn tubuh korban juga mengalami peningkatan. “Intinya ada kemajuan kondisi korban walau belum sadar,” terang Kapolres AKBP Qori.

Sementara untuk kerugian material seperti disampaikan sebelumnya, berdasarkan pengakuan keluarga korban kepada polisi ada sekitar 2 kilogram emas yang digondol maling.

Soal kepastian kerugin ini polisi belum dapat menyimpulkan dan angka tersebut merupakan keterangan dari keluarga korban.

Lalu ada pula sekitar 50-an gram emas yang terdapat dalam laci etalase tidak ikut dikuras permpok. Pun demikian uang senilai Rp 110 juta di brangkas masih aman.

Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono mengatakan telah mengerahkan personelnya untuk memburu pelaku perampokan Toko Emas Permata Bunda yang berlokasi di Jalan T. Nyak Adam Kamil (depan Terminal Terpadu), Desa Subulusalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.”

Sekarang personel kita kerahkan memburu pelaku untuk mengungkap perampokan toko emas ini,” kata Kapolres Subulussalam AKBP Qori Wicaksono, Sabtu (22/2/2020).

Berdasarkan hasil saksi-saksi sementara yang dimintai keterangan oleh polisi jumlah pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Polisi sendiri masih belum berhasil mendapatkan seorang anak saksi yang melihat peristiwa perampokan.

Dikatakan sempat ada saksi anak remaja tanggung namun sang orangtua keberatan kala polisi memintai informasi.

Ibu saksi histeris di lokasi karena takut dikaitkan dalam kasus perampokan ini. Polisi pun belum dapat menyimpulkan kronologis serta modus perampokan.

Kapolres AKBP Qori terus melakukan berbagai upaya dan dibantu polsek-polsek di daerah ini untuk mengungkap aksi perampokan berdarah di sana.

”Korban satu orang dan terluka parah. Pelakunya belum kita dapatkan datang dengan menggunakan apa atau informasi lain karena masih mengumpulkan keterangan. Intinya pelaku menggunakan senjata tajam,” ujar AKBP Qori.

Suhaimi Tanjung, pemilik Toko Emas Permata Bunda di Jalan T. Nyak Adam Kamil (depan Terminal Terpadu), Desa Subulusalam, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam yang menjadi korban perampokan mengalami empat luka bacok.

Korban yang kini belum sadarkan diri harus dirujuk ke Rumah Sakit di Medan, Sumatera Utara.

Peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Korban mengalami luka serius bagian leher, kepala dekat telinga, kepala dan punggung.

(ryan)